Fakta Dibalik Suksesnya Hodgepodge Superfest 2019

Hodgepodge Superfest 2019

Fakta Dibalik Suksesnya Hodgepodge Superfest 2019

Festival musik Hodgepodge Superfest 2019 telah selesai dan meriah di Allianz Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, pada tanggal 31 Agustus-1 September 2019. Barisan seniman dari rumah dan luar negeri tampil di sana. Aksi mereka tersebar di empat tahap, yaitu Wonderful Indonesia, Kapal Api Signature, BNI dan Supermusic. Berikut ini fakta menarik:

Tahap Terakhir dari GAC 2019 Hodgepodge Festival musik Superfest menjadi panggung terakhir untuk grup musik GAC sebelum vakum. GAC yang terdiri dari Gamaliel Tapiheru, Audrey Tapiheru dan Cantika Abigail membuka penampilan mereka dengan menyanyikan “Don’t Park”, salah satu lagu dari album pertama mereka. Di sela-sela penampilan, diputar juga video yang menunjukkan perjalanan karier mereka, dari menjadi penyanyi di YouTube hingga menerima berbagai penghargaan musik. Gamaliel, Audrey, dan Cantika kemudian berpelukan dan mengucapkan selamat tinggal kepada audiens Hodgepodge Superfest 2019.

Iwa K Menggantikan Penyanyi Rap Patroli Salju Iwa K menjadi pemain yang menggantikan Snow Patrol di panggung Hodgepodge Superfest 2019.

Iwa K dan Sweet Martabak sebelumnya dijadwalkan muncul pada hari pertama pukul 16:45 WIB. Namun, itu ditunda hingga malam karena Snow Patrol membatalkan aksi panggungnya dengan alasan kondisi kesehatan sang vokalis. Iwa K dan Sweet Martabak juga berhasil mengobati kekecewaan penonton dengan penampilan mereka.

Dewa Budjana Gelar Konser Bersama Tohpati: Kami Sama-sama Toleransi

Pamungkas membuat kebingungan Prilly Latuconsina Akting artis Prilly Latuconsina menjadi salah satu dari banyak penonton yang menikmati festival musik Hodgepodge Superfest 2019 hari lalu. Prilly tampak berada di tengah kerumunan penonton yang menyaksikan pertunjukan panggung Pamungkas bersama adik laki-lakinya, Umay Shahab, dan beberapa rekannya. Kata Prilly, Pamungkas berhasil membuatnya kesal. “Hari ini menonton Maliq dengan Pamugkas. Aku suka Pamugkas. Terima kasih Pamungkas, karena lagu-lagumu telah menjadi lagu-laguku yang bermasalah,” kata Prilly. “‘Aku mencintaimu tapi aku Letting Go’ adalah lagu terakhir yang paling kesal,” lanjutnya.

Ditutup dengan Prophets of Rage

Kelompok musik The Prophets of Rage menjadi penampil yang menutup panggung Super Music Hodgepodge Superfest 2019 pada hari terakhir. Didampingi oleh alarm berbunyi, personel yaitu Tom Marcello, Tim Commerford, Brad Walk, Chuck D dan DJ Lord dan Real B muncul dari belakang panggung, satu per satu sambil mengepalkan tangan mereka. Kehadiran personel Prophet of Rage disambut oleh sorak-sorai dari para hadirin yang juga mengepalkan tangan mereka. Real Be muncul mengenakan sorban, sementara Tom Morello mengenakan topi bertuliskan “Make Indonesian Rage Again”. “Hei, Indonesia, ayo balik melawan!” kata Real B. Mereka segera menyulut antusiasme penonton dengan lagu-lagu mereka seperti “Unfuck the World”, “Radio Gerilya”, “Hail to the Chief”, dan “Know Your Enemy”.

Close