Akankah Manusia Menjadi Kanibal Di Masa Depan?

Manusia makan manusia

Akankah Manusia Menjadi Kanibal Di Masa Depan?

Minggu lalu, ilmuwan tingkah laku Magnus Soderlund melemparkan pertanyaan polemis dalam seminar Gastro Summit di Swedia: Dapatkah Anda memikirkan untuk makan daging manusia? Sekarang suhu bumi bertambah dengan berkelanjutan. Hal tersebut mengakibatkan makanan atau hasil pertanian jadi lebih langka, hingga memaksakan manusia untuk cari nutrisi dari sumber lain. Selama ini, serangga seperti jangkrik serta cacing dapat jadi jawaban.

Tetapi Magnus mengatakan sumber nutrisi yang lain bisa jadi hadir dari daging manusia. Menurut dia, dengan pemrosesan pada daging manusia, kita akan memandang kanibalisme jadi suatu yang tidak tabu . “Saya terbuka untuk mencicipinya,” papar Magnus yang disebut ilmuwan tingkah laku di Stockholm School of Economics, seperti dikutip dari Science Alert, Jumat (13/9/2019).

Inspirasi untuk memakai tingkah laku kanibalisme jadi pemenuhan nutrisi bukan pertama-tama dilemparkan. Pada 2018, pakar biologi evolusi Richard Dawkins menjelaskan terdapatnya peluang untuk menghasilkan daging dari beberapa sel manusia dalam laboratorium.

Pro-kontra Tentunya beberapa ide masalah kanibalisme serta hubungannya dengan pemenuhan nutrisi mendapatkan pro-kontra. Director dari End Climate Silence, Genevieve Guenther, sudah pernah menjelaskan pada Business Insider jika kanibalisme jadi jalan keluar dari pemanasan global sama juga dengan denial mengenai pemanasan tersebut.

Fakta Baru Tentang T-Rex Punya Ruangan Pengatur Suhu Tubuh

“Saya rasa pilihan itu (kanibalisme) jangan dibawa serius, tetapi jadi propaganda buat manusia untuk merubah bumi jadi yang kita kehendaki,” papar Genevieve. Beberapa ide untuk jadikan daging manusia jadi sumber makanan ini, menurut Genevieve, sama juga dengan merubah pandangan manusia jadi barbarian.

Tetapi buat Magnus serta Richard, kanibalisme jadi satu diantara jalan keluar buat manusia jika semua bahan makanan sudah habis. Ini terkait dengan karena musibah alam yang masif seperti banjir serta suhu panas yang berlebihan. Lantas bagaimana triknya konsumsi daging manusia di masa yang akan datang?

Magnus menerangkan bisa jadi dengan ambil daging mayat serta mengolahnya, selanjutnya menyajikannya. Selain itu, Richard mengatakan peluang untuk ambil beberapa sel manusia untuk diletakkan di laboratorium. Beberapa sel itu selanjutnya akan “tumbuh” jadi daging.

Jauh sebelum waktu saat ini, pemanasan global memang sudah berefek kanibalisme pada nenek moyang kita. Tetapi dengan sains, kanibalisme mempunyai beberapa efek kesehatan. Lebih dari 100.000 tahun kemarin, pemanasan global meluluhlantahkan spesies mamalia besar seperti bison, rusa, serta mammoth. Selanjutnya nenek moyang manusia di Eropa Barat saat itu pilih untuk mengonsumsi daging manusia.

Masalah paling baru diantaranya berlangsung pada suku di Papua Nugini sampai tahun 2009. Adat suku pedalaman itu, mereka ambil daging mayat selanjutnya mengolahnya kembali. Penyakit juga sering hadir serta membuat pemakannya wafat. Genevieve memandang, kanibalisme masih bukan jalan keluar yang pas untuk pemanasan global. “Itu bermakna kita (manusia) tidak berhasil dalam mitigasi musibah,” katanya.

Close